Unta

Posted on September 20th, 2006 in Uncategorized by andika-ni

Suatu ketika, di sebuah kebun binatang salah satu kota, terdapat dua ekor unta. Yang satu induk, yang lain adalah anaknya. Kedua induk-beranak itu lagi ngaso, habis makan siang. Sambil tidur-tiduran, mereka ngobrol. Si anak membuka percakapan.

"Bu, saya heran, kok di punggung kita ada benjolan? binatang yang lain kok tidak punya benjolan besar seperti ini?"

Sang induk kemudian tersenyum. Dengan bijaksana dia menjawab,"Benjolan itu namanya punuk, fungsinya tempat menyimpan cadangan air. Kita kan binatang padang pasir, nah di padang pasir sangat susah mencari air. Justru punuk ini adalah kelebihan kita sebagai unta karena dengan punuk ini kita bisa menyimpan cadangan air." Si induk menutup penjelasannya dengan nada bangga.

Tapi rupanya si anak belum puas. Masih dengan kebingungan ia kembali bertanya,"Tapi Bu, kok mata kita bentuknya aneh? kelopaknya besar dan tebal sekali?"

Si Induk dengan sabar menjawab,"Iya nak, itu karena kita adalah binatang padang pasir. Di padang pasir sering terjadi badai gurun. Kalau sedang badai, angin sangat kencang dan pasir beterbangan. Justru bentuk mata yang seperti ini adalah kelebihan kita sebagai unta. Dengan kelopak mata yang tebal, pasir tidak akan mudah masuk ke mata kita". Masih dengan nada bangga.

Tapi ternyata si anak masih menyimpan satu pertanyaan lagi. Dengan cepat ia bertanya pada induknya,"Lalu kenapa telapak kaki kita rata dan lebar?"

Si Induk sangat senang melihat anaknya memiliki rasa ingin tahu yang besar. Iapun menjawab,"Itu karena kita binatang padang pasir, Nak. Justru itulah kelebihan kita sebagai unta. Dengan telapak kaki yang besar dan lebar, kita jadi lebih mudah berjalan di atas pasir dengan membawa beban".

Si anak terdiam. Induknya, di tengah kantuk-sehabis-makan, menatap wajah anaknya. Si anak ternyata memasang wajah bingung dan tidak mengerti. Induknya bertanya,"Kenapa Nak? Apalagi yang ingin kamu tanyakan?"

Serta-merta si anak bertanya,"Kalau begitu, kenapa kita ada di kebun binatang, Bu?"

Kalau kamu punya otak, punya hati, punya mulut, punya mata, punya tangan, punya kaki dll, kenapa kamu penjarakan semua itu? Semua yang diberikan Tuhan, bisa memberi kamu hal-hal yang tidak pernah kamu bayangkan sebelumnya. Jangan gunakan pemberian Tuhan hanya secara "seperlunya" saja. Bantu diri kamu, bantu keluarga kamu, bantu orang lain. Jadilah saluran rahmat dan berkat buat orang lain karena kita hidup untuk kebutuhan orang lain.

Skywalker

Apollo 13

Posted on September 20th, 2006 in Uncategorized by andika-ni

Seorang sahabat bertanya, "Bagaimana kamu bisa melakukan itu?". Yang lain bertanya,"Kok kamu bisa sih? Saya gak bisa lho kayak gitu". Yang lainnya lagi langsung mengklaim,"Saya gak bakat, deh. Sudah dari sononya".

Masih ingat Apollo 13? pesawat angkasa ulang-alik yang terbakar dalam perjalanan. Ketika pesawat tersebut mulai menunjukkan tanda-tanda malfunction, para awak panik. mereka bingung tidak tahu harus berbuat apa. Beberapa saat kemudian, alat komunikasi pun ngadat. Mereka sudah tidak bisa lagi menghubungi stasiun bumi. Kemudian alat navigasi ikut-ikutan tidak berfungsi, disusul peralatan lainnya. Satu persatu peralatan mati, membuat para awak semakin panik luar-biasa. Dengan rusaknya satu persatu peralatan elektronik, tampaknya tidak ada lagi harapan untuk bisa kembali ke rumah, ke bumi. Taruhannya antara hidup dan mati, terombang-ambing di luar angkasa.

Kemudian, di tengah kebingungan karena rusaknya satu persatu peralatan, seorang awak melontarkan satu pertanyaan yang mengubah nasib dan menyelamatkan banyak nyawa dalam pesawat itu.

"Alat apa yang masih berfungsi?"

Pertanyaan ini seketika mengubah sikap mental seluruh awak untuk BERHENTI memikirkan alat-alat yang sudah tidak berfungsi lagi dan MULAI memanfaatkan sebagian alat yang tersisa yang masih bisa digunakan untuk menyelamatkan diri mereka.

Singkat cerita, Apollo 13 tidak berhasil menyelesaikan tugas penelitian, tapi para awak kembali ke bumi dengan selamat.

Apakah Tuhan begitu tidak adilnya sehingga memberi seseorang kelebihan dan tidak memberikan apapun kepada orang lain? Setiap orang pasti punya kelebihan. Sesuatu yang kamu miliki dan saya tidak miliki. Sesuatu yang kalau kamu MAU gunakan, mungkin hasil yang kamu dapatkan jauh lebih baik dari saya.

Tapi sayangnya, sebagian besar orang menghabiskan sebagian besar waktu hidupnya hanya mengeluhkan kekurangan yang dimiliki. So, mulai sekarang, BERHENTI memikirkan, merenungi dan menyesali kekurangan kamu dan MULAI kenali, kembangkan dan maksimalkan kelebihan kamu.

Gunakan malam ini untuk renungkan dan tulis dalam selembar kertas apa-apa saja yang menjadi kelebihan kamu. Dan pikirkan bagaimana kelebihan-kelebihan kamu itu bisa kamu gunakan untuk mencapai tujuan kamu, impian kamu.

Kalau kamu masih merasa tidak memiliki satupun kelebihan (which is impossible), setidaknya kamu harus punya dan tanamkan dalam diri kamu satu nilai lebih ini : rendah hati. Kesediaan untuk membuka diri dan terus belajar, terus bertumbuh dan berkembang.

Skywalker

TIENS DREAM SEMINAR 2005

Posted on September 19th, 2006 in Uncategorized by andika-ni

Kemarin, tanggal 16 September 2006, saya menghadiri Tiens International Convention di Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta. Acaranya spektakuler, sarat entertainment dan tentu saja visi. Saya akan ceritakan tentang itu nanti.

Sebelumnya saya feedback dulu ke tahun lalu, 2005. Saya masih ingat jelas, tahun lalu waktu saya masih *5, saya juga sempat hadir di Tiens Dream Seminar di Balai Sudirman Jakarta sebagai salah satu rangkaian acara Tiens Award Celebration, acara perayaan selepas Konfrensi Internasional Malaysia 2005.

Tiens Award Celebration (TAC) diadakan di Pantai Karnaval Ancol tanggal 27 Maret 2005. Di situ kelihatan jelas seperti apa orang dibalik sukses Tiens di seluruh dunia. Waktu hujan turun deras sekali, disertai badai angin dan guntur, banyak (ribuan) orang yang hadir memilih untuk menyingkir dan berteduh. Saya sendiri memilih tetap tinggal di tempat dengan 2 orang rekan saya. Saya mengangkat kursi yang sebelumnya saya duduki, dan menjadikannya sebagai payung darurat. Karena waktu itu saya bukan VIP, kejadian ini saya manfaatkan untuk maju ke depan untuk dapat view ke panggung dengan lebih baik. Dan pada saat itulah saya melihat Mr.Li tetap duduk di tempatnya, basah kuyup kehujanan, tapi kelihatan sama sekali tidak terganggu. The show must go on.

Beberapa saat kemudian, Mr.Li dipanggil ke panggung untuk menyampaikan pidatonya. Ketika beliau menaiki tangga panggung, seseorang berusaha memayungi. Pada saat itu, puluhan ribu orang melihat Mr.Li menolak payung yang disodorkan dan naik menuju mimbar untuk berpidato. Panggung tersebut tidak beratap, membuat beliau harus pidato dalam guyuran hujan. Seketika, ribuan orang yang berteduh di tenda-tenda, kembali masuk ke dalam area lapangan. Terus-terang, di masa sekarang saya belum pernah melihat seorang pemimpin bisnis atau politik yang punya sikap dan integritas seperti Mr.Li. Mengingat beliau adalah salah satu orang terkaya dunia dan sangat terpandang di dunia internasional, kejadian ini membuka mata saya mengenai sikap seorang pemimpin sejati yang rela terjun ke sumur bersama pengikutnya kalau perlu. Beda sekali dengan orang sini yang baru jadi bupati saja sudah serasa jadi raja….hehehe. Di mata saya, visi dan integritas Mr.Li hanya bisa dikalahkan oleh para nabi.

Nah, besok siangnya tanggal 28 Maret 2005, Tiens langsung mengadakan Dream Seminar di Balai Sudirman Jakarta. Berikut transkrip pidato yang terkenal dari Mr.Li di acara Dream Seminar tersebut :

"Hari ini saya sangat senang karena pada acara kemarin biarpun hujan besar namun distributor tetap bertahan mengikuti acara dari awal sampai selesai. Para hadirin meskipun kemarin badai besar, angin dan hujan begitu kuat menerpa, namun dengan tidak bergeming dari tempat masing-masing menunjukkan kecintaan pada Tianshi yang sedemikian besar."

"Saya sangat terharu . Saya akan sangat serius mengembangkan di Indonesia, karena kalian memiliki cinta kasih, karena kalian memiliki kesungguhan, maka pengembangan dunia internasional akan kita mulai di Indonesia!"

"Dengan 4 tahun Tianshi di Indonesia, kita sudah merasakan pahit dan getirnya perjuangan kita. Namun apa yang kita capai sekarang adalah buah dari komitmen dan kerja keras kita selama ini. Tadi saya sudah bertemu dengan Sekretaris Negara RI dan Mentri Perindustrian dan Perdagangan Indonesia untuk menanamkan investasi besar-besaran. Selama 4 tahun ini saya menahan investasi di Indonesia, namun kali ini hati saya sungguh terbuka melihat dalam hujan lebat kemarin kalian tetap begitu antusias. Tujuan utama saya investasi di sini adalah karena kecintaan saya pada kalian, sepeti kecintaan yang telah kalian tunjukkan pada saya."

"Rencananya di Indonesia kita akan mengembangkan pasar produk health-food (makanan kesehatan), consumer-goods (barang konsumsi sehari-hari), health-products (alat-alat kesehatan), dan cosmetic (Kosmetik)."

"Rencana investasi ini akan mengucurkan modal senilai US$10-30 juta. Untuk menunjukkan keseriusan saya, saya mengundang menteri-menteri RI untuk datang meninjau langsung ke China, melihat kebesaran perusahaan Tianshi di rumahnya."

"Saya akan tetap mempertahankan motto saya, memberikan dua kunci kesehatan dan kesejahteraan pada seluruh umat manusia. Umat manusia artinya semua bangsa, semua negara. Kurang dari satu negara pun belum umat manusia!"

43425tds28msip_1 "Investasi di Shanghai bernilai US$500 juta. Total kapasitas produksi dari basis industri ini mencapai 20 Milyar Yuan (US$ 2,5 Milyar) per tahun. Risetnya digerakkan oleh tim sebesar 700 orang, dari tenaga-tenaga ahli terbaik di bidangnya masing-masing dari dalam dan luar negeri. Juga sedang dibangun sebuah training-center yang bisa menampung 8000 orang sekaligus. Di situ juga akan disediakan untuk peringkat-peringkat tertentu suatu sistem pendidikan."

"Di situ juga dibangun hotel bertaraf internasional berkapasitas 1200 orang, dengan penthouse untuk setiap distributor yang datang ke situ seperti serasa pulang ke rumah. Makanan setiap negara akan disediakan. Di hotel tersebut juga disediakan fasilitas hiburan lengkap bertaraf internasional, dengan supermaketnya sendiri. Supermarket ini sesuai dengan konsep 6 jaringan yang berinteraksi (Six Interactive Network). Dalam kawasan industri ini juga dilengkapi dengan dermaga untuk tempat bersandar kapal pesiar, dan helipad untuk tempat mendarat helikopter. Saat ini saya terus membeli tanah di sekitar Shanghai, untuk memperluas dan memperlengkap fasilitas di kawasan industri Shanghai ini."

"Saya menargetkan tahun 2008 seluruh rencana ini harus selesai terealisasikan. Segera setelah itu kita bisa masuki fase selanjutnya untuk membangun jaringan telekomunikasi jalur lebar dan jaringan travel di seluruh dunia. Kedua elemen ini dimungkinkan terbentuk karena jaringan SDM Tianshi yang sudah tersebar di seluruh dunia."

"Saat ini kalian baru merasakan satu dari 6 jaringan yang ada. Bayangkan bagaimana keuntungan yang bisa kita dapatkan kalau ke-6 jaringan ini selesai terbentuk dan berinteraksi secara sinergis. Hari ini kita sudah mengalami perkembangan sedemikian jauh, sesungguhnya itu barulah perkembangan kecil. Ke depan perjalanan Tianshi ini masih panjang, dan akan berekskalasi dalam skala yang sangat besar."

"Dulu di Rusia saat para distribuor menerima mobil mewah pertama kali, saya mengatakan pada mereka bahwa mobil hanyalah penghargaan kecil. Nanti akan ada penghargaan kapal pesiar dan pesawat terbang pribadi. Waktu itu masih berupa visi, masih berupa janji. Mungkin waktu itu masih ada yang ragu. Hari ini kita melihat bukti. Sudah begitu banyak yang menerima penghargaan kapal pesiar, pesawat terbang pribadi, dan villa mewah. Dan peraihnya adalah mereka yang memiliki impian yang besar, memiliki visi yang jauh, memiliki keyakinan yang kuat."

"Saya bertanya pada Anda sekarang, apakah Anda sudah merasa sukses? Sukses yang baru Anda rasakan adalah sukses kecil. Kalau mau sukses besar, pergi ke luar negeri, ekspansi ke sana. Dapatkan dollar dari sana, bangun negara kalian, bangun Indonesia! Kita ciptakan ekonomi yang makmur di negara ini. Kalau semua bisa sehat, kalau semua bisa sejahtera, barulah Anda sukses."

"Sistem manajemen yang baru akan segera kita terapkan. Ibarat air dan ikan, manajemen adalah air yang menyediakan ruang untuk distributor berkreasi mengejar prestasi. Manajemen ini berbasiskan pelayanan bagi para distributor untuk bersama-sama berjuang mengembangkan Tianshi. Beliau atas nama manajemen meminta maaf apabila ada kekurangan pelayanan yang dirasakan selama ini, dan berjanji untuk terus meningkatkan pelayanan menjadi lebih baik."

"Kita juga akan mengimplementasikan sistem komputer dan internet untuk mendukung para distributor memperluas pasarnya dengan lebih mudah. Saat ini jaman globalisasi, internet adalah dunia masa depan kita. Tianshi akan menanamkan modal dalam jumlah besar untuk membangun sistem internet di Tianshi Indonesia."

"Dengan demikian kita bisa segera mempersiapkan diri untuk bisa penetrasi ke dunia internasional. Tianshi berkembang ke seluruh dunia karena Tianshi mampu mengadaptasi budaya kerja setiap negara sehingga kita akan memiliki kemampuan untuk berekspansi ke luar negeri."

"Kalau Anda sudah mendapat BMW, Kapal Pesiar, Pesawat Terbang, dan Villa Mewah, itu masih hal kecil di Tianshi. Masa depan di Tianshi masih sangat panjang. Sebagai contoh, di China ada distributor yang setiap bulannya bisa mendapatkan US$ 1 juta. Bila dibandingkan, penghasilan distributor di Indonesia masih sangat kecil!"

"Rekaman acara kemarin akan saya masukkan ke televisi untuk disiarkan, supaya seluruh penduduk Indonesia bisa mengetahui bahwa Tianshi membawa dua kunci kesehatan dan kesejahteraan, supaya mereka juga bisa merasakan kebahagiaan yang kalian rasakan. Anda juga bisa membawa rekaman pidato kepala-kepala negara saat mereka bicara tentang Tianshi, berbicara tentang pendapat mereka dari apa yang mereka lihat tentang Tianshi. Sebarkan rekaman tersebut ke rekan-rekan, supaya mereka mengetahui dengan baik apa itu Tianshi sesungguhnya."

"Tahun depan kita akan mengadakan konvensi untuk 60.000 orang, saya ajak Anda semua untuk memenuhi konvensi kita tahun depan. Dan jangan datang sendiri, tapi ajak rekan-rekan Anda dari negara lain. Sampai jumpa tahun depan!"

Nah, tahun ini sebagian janji itu terwujud. Tapi yang hadir bukan 60.000 orang seperti yang dikatakan Mr.Li, melainkan kurang lebih 100.000 orang. Jauh lebih banyak dari perkiraan dan bahkan memecahkan rekor. Saya akan menceritakan mengenai konvensi tahun ini di postingan saya berikutnya. Segera setelah Anda memahami pidato dari seorang Mr. Li JinYuan, a great man, a great leader.

Skywalker

Tiens : From China to the World

Posted on September 19th, 2006 in Uncategorized by andika-ni

On 27 Dec afternoon, I was picked up by a special car at Beijing airport and brought to Tianjin, the HQ of Tianshi. I was accompanied by Helmy Attamimi, advisor of Tianshi Indonesia to meet Mr. Li, the Founder and Chairman. With its presence in almost 50 countries in the world, Tianshi is no 1 MLM based Healthcare Company in China.

During the dinner, Mr. Li explained to me about his vision, mission and values. "I dont want to beat anybody. But i want to be big in order to help more people in the world. Customer and also distributors" he said. That’s why he’s currently thinking to build the second factory in Tianjin and also the other factory in Beijing. In Tianjin, he plans to build a hotel, so that many Tianshi can have own accommodation for distributors from all over the world to get training.

A Great Man with great vision, Mr Li already met Philip Kotler and his brother Milton Kotler in Beijing several times. Kotler Marketing Group(KMG) itself has a big operation in China with 20 fulltime staffs in Shen Zhen and Beijing. MarkPlus&Co is in the discussion to collaborate with KMG in several areas.

(as copy-pasted from www.unitedcorevision.com)